Oke kita langsung aja yah gengsss ,
Sebelum tahun 1980 wilayah Desa Pulosari termasuk pada wilayah kerja Desa Palasari Girang Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi. Sekitar tahun 1980 dipecah dari Desa Palasari Girang karena luas wilayah dan jumlah penduduk telah memenuhi syarat untuk menjadi desa yang mandiri.
Mengenai nama dari pulosari sendiri ternyata di ambil dari tempat pemakaman seorang tokoh yang disegani dan dihormati oleh penduduk kampung.
Pada jaman dahulu ada seorang yang sangat disegani dan dihormati oleh masyarakat, yang namanya adalah Mbah Kanuruan, namun tidak diketahui asal usulnya, karena pada saat itu tidak ada yang berani menyakan hal tersebut. Dia orangnya bijaksana, adil dan suka menolong orang lain, dan pada tahun ± 1935 beliau meninggal dunia.
Semua merasa kehilangan, sosok mbah menjadi panutan semua warga. Beliau dimakamkan ditanah yang berada ditengah-tengah sawah masyarakat yang terletak di kampung Nanggerang RT 10 RW 04, warga menyebutnya dengan nama Pulo. Tempat pemakaman mbah Kanuruan sering dijadikan tempat jiarah oleh masyarakat, baik lokal maupun dari luar daerah diantaranya dari Banten. Setelah kami terpisah dari Desa Palasari Girang, untuk mengingat dan mengenang jasa-jasa beliau maka berdasarkan hasil musyawarah para tokoh masyarakat pada tahun 1980, wilayah kami disebut Desa Pulo-sari. Nama PULO diambil dari tempat dimakamkannya mbah Kanuruan, dan kata SARI diambil dari kata PalaSARI yang maksud dan tujuannya agar masyarakat dapat mengenang bahwa Desa Pulosari adalah pecahan dari Desa Palasari Girang.
0 komentar:
Posting Komentar